Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 September 2014

Sejarah Unik Tentang Republik Indonesia


Mungkinkah Revolusi Kemerdekaan Indonesia disebut sebagai revolusi dari kamar tidur? Coba simak ceritanya. Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00, ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. “Pating greges”, keluh Bung Karno setelah dibangunkan dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi. Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi putih-putih dan menemui sahabatnya, Bung Hatta. Tepat pukul 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah. “Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!”, ujar Bung Karno di hadapan segelintir patriot-patriot sejati. Mereka lalu menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka Merah Putih. Setelah upacara yang singkat itu, Bung Karno kembali ke kamar tidurnya. Masih meriang. Tapi sebuah revolusi telah dimulai.

Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ternyata berlangsung tanpa protokol, tak ada korps musik, tak ada konduktor dan tak ada pancaragam. Tiang bendera pun dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit menjelang upacara. Tetapi itulah, kenyataan yang yang terjadi pada sebuah upacara sekaral yang dinanti-nanti selama lebih dari tiga ratus tahun!

Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar “orang Indonesia asli”. Karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum 17 Agustus 1945. Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik Indonesia memang belum ada saat itu. “Orang Indonesia asli” pertama yang menjadi menteri adalah Ir Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Pembangunan V (1988-1993).

Menurut Proklamasi 17 Agustus 1945, Kalimantan adalah bagian integral wilayah hukum Indonesia. Kenyataannya, pulau tersebut paling unik di dunia. Di pulau tersebut, ada 3 kepala negara yang memerintah! Presiden Soeharto (memerintah 4 wilayah provinsi), PM Mahathir Mohamad (Sabah dan Serawak) serta Sultan Hassanal Bolkiah (Brunei).

Hubungan antara revolusi Indonesia dan Hollywood, memang dekat. Setiap 1 Juni, selalu diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila semasa Presiden Soekarno. Pada 1956, peristiwa tersebut “hampir secara kebetulan” dirayakan di sebuah hotel Hollywood. Bung Karno saat itu mengundang aktris legendaris,Marylin Monroe, untuk sebuah makan malam di Hotel Beverly Hills, Hollywood. Hadir di antaranya Gregory Peck, George Murphy dan Ronald Reagan (25 tahun kemudian menjadi Presiden AS). Yang unik dari pesta menjelang Hari Lahir Pancasila itu, adalah kebodohan Marilyn dalam hal protokol. Pada pesta itu, Maryln menyapa Bung Karno bukan dengan “Mr President” atau “Your Excellency”, tetapi dengan “Prince Soekarno!”

Ada lagi hubungan erat antara 17 Agustus dan Hollywood. Judul pidato 17 Agustus 1964, “Tahun Vivere Perilocoso” (Tahun yang Penuh Bahaya), telah dijadikan judul sebuah film The Year of Living Dangerously. Film tersebut menceritakan pegalaman seorang wartawan asing di Indonesia pada 1960-an. Pada 1984, film yang dibintangi Mel Gibson itu mendapat Oscar untuk kategori film asing!

Naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta, ternyata tidak pernah dimiliki dan disimpan oleh Pemerintah! Anehnya, naskah historis tersebut justru disimpan dengan baik oleh wartawan BM Diah. Diah menemukan draft proklamasi itu di keranjang sampah di rumah Laksamana Maeda, 17 Agustus 1945 dini hari, setelah disalin dan diketik oleh Sajuti Melik.
Pada 29 Mei 1992, Diah menyerahkan draft tersebut kepada Presiden Soeharto, setelah menyimpannya selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.

Ketika tiba di Pelabuhan Sunda Kelapa 9 Juli 1942 siang bolong, Bung Karno mengeluarkan komentar pertama yang janggal didengar. Setelah menjalani pengasingan dan pembuangan oleh Belanda di luar Jawa, Bung Karno justru tidak membicarakan strategis perjuangan menentang penjajahan. Masalah yang dibicarakannya, hanya tentang sepotong jas! “Potongan jasmu bagus sekali!” komentar Bung Karno pertama kali tentang jas double breast yang dipakai oleh bekas iparnya, Anwar Tjikoroaminoto, yang menjemputnya bersama Bung Hatta dan segelintir tokoh nasionalis.

Rasa-rasanya di dunia ini, hanya the founding fathers Indonesia yang pernah mandi air seni. Saat pulang dari Dalat (Cipanasnya Saigon), Vietnam, 13 Agustus 1945, Soekarno bersama Bung Hatta, dr Radjiman Wedyodiningrat dan dr Soeharto (dokter pribadi Bung Karno) menumpang pesawat fighter bomber bermotor ganda. Dalam perjalanan, Soekarno ingin sekali buang air kecil, tetapi tak ada tempat. Setelah dipikir, dicari jalan keluarnya untuk hasrat yang tak tertahan itu. Melihat lubang-lubang kecil di dinding pesawat, di situlah Bung Karno melepaskan hajat kecilnya. Karena angin begitu kencang sekali, bersemburlah air seni itu dan membasahi semua penumpang. Byuuur

Berkat kebohongan, peristiwa sakral Proklamasi 17 Agustus 1945 dapat didokumentasikan dan disaksikan oleh kita hingga kini. Saat tentara Jepang ingin merampas negatif foto yang mengabadikan peristiwa penting tersebut, Frans Mendoer, fotografer yang merekam detik-detik proklamasi, berbohong kepada mereka. Dia bilang tak punya negatif itu dan sudah diserahkan kepada Barisan Pelopor, sebuah gerakan perjuangan. Mendengar jawaban itu, Jepang pun marah besar. Padahal negatif film itu ditanam di bawah sebuah pohon di halaman Kantor harian Asia Raja. Setelah Jepang pergi, negatif itu diafdruk dan dipublikasi secara luas hingga bisa dinikmati sampai sekarang. Bagaimana kalau Mendoer bersikap jujur pada Jepang?

Kali ini, Bung Hatta yang berbohong demi proklamasi. Waktu masa revolusi, Bung Karno memerintahkan Bung Hatta untuk meminta bantuan senjata kepada Jawaharlal Nehru. Cara untuk pergi ke India pun dilakukan secara rahasia. Bung Hatta memakai paspor dengan nama “Abdullah, co-pilot”. Lalu beliau berangkat dengan pesawat yang dikemudikan Biju Patnaik, seorang industrialis yang kemudian menjadi menteri pada kabinet PM Morarji Desai. Bung Hatta diperlakukan sangat hormat oleh Nehru dan diajak bertemu Mahatma Gandhi. Nehru adalah kawan lama Hatta sejak 1920-an dan Gandhi mengetahui perjuangan Hatta. Setelah pertemuan, Gandhi diberi tahu oleh Nehru bahwa “Abdullah” itu adalah Mohammad hatta. Apa reaksi Gandhi? Dia marah besar kepada Nehru, karena tidak diberi tahu yang sebenarnya. “You are a liar !” ujar tokoh kharismatik itu kepada Nehru

Bila 17 Agustus menjadi tanggal kelahiran Indonesia, justru tanggal tersebut menjadi tanggal kematian bagi pencetus pilar Indonesia. Pada tanggal itu, pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, WR Soepratman (wafat 1937) dan pencetus ilmu bahasa Indonesia, Herman Neubronner van der Tuuk (wafat 1894) meninggal dunia.

Bendera Merah Putih dan perayaan tujuh belasan bukanlah monopoli Indonesia. Corak benderanya sama dengan corak bendera Kerajaan Monaco dan hari kemerdekaannya sama dengan hari proklamasi Republik Gabon (sebuah negara di Afrika Barat) yang merdeka 17 Agustus 1960.

Jakarta, tempat diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia dan kota tempat Bung Karno dan Bung Hatta berjuang, tidak memberi imbalan yang cukup untuk mengenang co-proklamator Indonesia. Sampai detik ini, tidak ada “Jalan Soekarno-Hatta” di ibu kota Jakarta. Bahkan, nama mereka tidak pernah diabadikan untuk sebuah objek bangunan fasilitas umum apa pun sampai 1985, ketika sebuah bandara diresmikan dengan memakai nama mereka.

Gelar Proklamator untuk Bung Karno dan Bung Hatta, hanyalah gelar lisan yang diberikan rakyat Indonesia kepadanya selama 41 tahun! Sebab, baru 1986 Permerintah memberikan gelar proklamator secara resmi kepada mereka.

Kalau saja usul Bung Hatta diterima, tentu Indonesia punya lebih dari dua proklamator. Saat setelah konsep naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia rampung disusun di rumah Laksamana Maeda, Jl Imam Bonjol no 1, Jakarta, Bung Hatta mengusulkan semua yang hadir saat rapat dini hari itu ikut menandatangani teks proklamasi yang akan dibacakan pagi harinya. Tetapi usul ditolak oleh Soekarni, seorang pemuda yang hadir. Rapat itu dihadiri Soekarno, Hatta dan calon proklamator yang gagal : Achmad Soebardjo, Soekarni dan Sajuti Melik. “Huh, diberi kesempatan membuat sejarah tidak mau”, gerutu Bung Hatta karena usulnya ditolak.

Perjuangan frontal melawan Belanda,ternyata tidak hanya menelan korban rakyat biasa, tetapi juga seorang menteri kabinet RI. Soepeno, Menteri Pembangunan dan Pemuda dalam Kabinet Hatta, merupakan satu-satunya menteri yang tewas ditembak Belanda. Sebuah ujung revolver,dimasukkan ke dalam mulutnya dan diledakkan secara keji oleh seorang tentara Belanda. Pelipis kirinya tembus kena peluru. Kejadian tersebut terjadi pada 24 Februari 1949 pagi di sebuah tempat di Kabupaten Nganjuk,Jawa Timur. Saat itu, Soepeno dan ajudannya sedang mandi sebuah pancuran air terjun.

Belum ada negara di dunia yang memiliki ibu kota sampai tiga dalam kurun waktu relatif singkat. Antara 1945 dan 1948, Indonesia mempunyai 3 ibu kota, yakni Jakarta (1945-1946),Yogyakarta (1946-1948)dan Bukittinggi (1948-1949).

sumber
Read More..

Selasa, 08 April 2014

Ini adalah Daftar Kebudayaan Indonesia yang Gagal di Klaim Malaysia


Rencana pemerintah Malaysia untuk mengklaim Tari Tor-Tor yang berasal dari Sumatera Utara sebagai wariswan budaya milik Negeri Jiran menyita perhatian banyak pihak. Belum jelas alasan dari pihak Malaysia mengapa menyebut Tari Tor Tor sebagai bagian dari budaya mereka, namun yang pasti, kasus klaim atas kebudayaan Indonesia ini bukan yang pertama kali terjadi.

Jadiberita melaporkan, ada beberapa warisan kebudayaan kita yang diakui oleh Malaysia sebagai miliknya, berikut lima diantaranya:

1. Angklung

Website Malaysia Menyatakan Angklung Sebagai Budaya Malaysia
Dalam situs www.musicmall_asia.com disebutkan bahwa angklung berasal dari Malaysia tepatnya berada di kota Johor. Musik angklung merupakan pengiring kesenian kuda kepang. Klaim ini membuat masyarakat Indonesia marah, namun pemerintah Malaysia membantah melakukan klaim atas alat musik khas Jawa Barat tersebut.

2. Reog Ponorogo

Reog Ponorogo
Awal dari klaim ini adalah pada saat website Kementerian Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Malaysia dengan alamat situs http://www.heritage.gov.my memasang gambar Reog Ponorogo dan menyebutnya sebagai tarian asal Malaysia yaitu Tari Barongan. Komentar menentang pun bermunculan, sampai akhirnya Pemerintah Jawa Timur berupaya mendaftarkan Rego Ponorogo untuk mendapatkan hak paten tingkat dunia.

3. Rasa Sayange

Partitur Lagu Rasa Sayange
Pada bulan Oktober 2007, iklan pariwisata Malaysia bertajuk “Malaysia, Truly Asia”, menggunakan lagu rakyat. Liriknya terdiri dari campuran Bahasa Inggris, Melayu dan Mandarin, tetapi, jika didengarkan lebih lanjut, terdapat lirik “… Rasa sayang sayang hey”. Yang sangat mirip dengan lagu Rasa Sayange, lagu turun temurun rakyat Maluku.

Protes keras muncul dari Indonesia. Terutama di Internet, bahwa Malaysia “mencuri” lagu Rasa Sayange untuk mempromosikan pariwisata mereka.

Tapi Tengku Adnan Tengku Mansor, Menteri Pariwisata Malaysia ketika itu menyatakan, Rasa Sayang –versi mereka dari lagu Rasa Sayange –adalah lagu rakyat di kepulauan Nusantara, dan Indonesia tak bisa mengklaim punya lagu tersebut. Sementara menurut Menteri Penerangan Malaysia, YB Dato menegaskan bahwa tidak ada niatan dari Malaysia untuk mengklaim lagu tersebut sebagai milik Malaysia.

4. Tari Pendet

Tari Pendet dalam Iklan Pariwisata Malaysia
Tarian khas asal Pulau Dewata tersebut juga tak luput dari klaim Negeri Jiran. Hal itu diketahui ketika dalam sebuah iklan pariwisata ‘Visit Malaysia’ menampilkan cuplikan Tari Pendet tersebut. Meskipun begitu, pemerintah Malaysia berkilah bahwa mereka tidak melakukan klaim dan yang terjadi semata-mata hanya kesalah pahaman belaka.

5. Batik

Batik telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Indonesia oleh UNESCO
Pada saat awal kasus Klaim ini terjadi, Batik merupakan salah satu yang pertama di Klaim oleh Malaysia sebagai warisan kebudayaan milik negaranya. Pengakuan tersebut sempat membuat resah pengrajin batik dan juga menuai kemarahan rakyat Indonesia. Bahkan dalam laga final piala AFF lalu, sempat ramai informasi melalui Broadcast Message untuk memakai batik saat Indonesia bertanding melawan Malaysia. Klaim atas batik ini akhirnya dimenangkan oleh Indonesia dengan ditetapkannya batik sebagai warisan budaya Indonesia oleh Unesco pada 2 Oktober 2009.

Ada beberapa kebudayaan lain yang juga telah diklain oleh Malaysia. Khusus untuk Tari Tor-Tor masyarakat pengguna Social Media di Indonesia bersama membuat gerakan lewat hashtag #TortorpunyaIndonesia dan berencana menjadikannya sebagai Trending Topic Worldwide agar masyarakat dunia tahu bahwa Tari Tor Tor milik Indonesia.

source
Read More..

Selasa, 11 Maret 2014

Hal hal Penting yang Harus Ada di Sinetron Indonesia


Pada suatu hari, kami lagi iseng nonton infotainment. Disitu lagi bahas gaji-gaji artis sinetron. Wow! Ente melongo dengernya! Gaji mereka buat satu episode aja lebih dari gaji Ente setahun+bonus+THR+Lembur. Ente pun langsung berpikiran masuk ke dunia entertain(ment) dengan menjadi artis. Tapi keinginan itu langsung sirna ketika Ente papasan sama kaca. "Nggak usah mimpi deh !" kata Ente dalem hati.
Terus Ente pun iseng, nonton sinetron yang tadi dibahas sama infotainment. Disitu Ente lihat, selain nama-nama pemain, ada juga nama produser dan pembuat sinetron tersebut. "Nah ini dia!" pikir Ente. Mungkin Ente nggak bisa jadi pemainnya, tapi pasti Ente bisa jadi pembuat sinetron. Yang main aja dibayarnya segitu, gimana yang buat. Ente pun mengeluarkan secarik kertas dan bolpen, dan mulai mencoba untuk menulis. Tapi Ente bingung, mulainya dari mana. Nah kali ini MBDC hadir untuk memberikan pengetahuan penting tentang apa-apa saja yang harus ada di sebuah sinetron, untuk Ente-Ente para calon penulis/produser/sutradara sinetron di masa depan. Ayo disimak !

1. Judul yang Catchy

Judul harus catchy supaya para calon penonton bakal tertarik buat nonton sinetron Ente. Judul bisa berupa :
Sebuah Kata + Imbuhan
Contoh: Tersanjung, Terpikat.
Ente bisa bikin: Tenggelam atau Tersungkur
Nama dari Si Tokoh Utama 
Contoh: Intan, Nikita, Olivia.
Ente bisa bikin : Laquisha (tokoh utama cewe ghetto), atau Kehleyr (Tokoh utama cewe Klingon). Ini bisa di improvisasi dgn menambahkan Cinta sebelum nama tokoh utama, seperti Cinta Fitri, Cinta Bunga, dan Cinta Nia.
Kalimat yang Merupakan Tema Sinetron Tersebut
Contoh : Putri yang Ditukar, Bunga di tepi jalan.
Ente bisa bikin : Rumput yang bergoyang atau Cincin yang nggak muat.
Ungkapan Bahasa Gaul
Contoh: Sumpah Gue Sayang Elo, Patah hati? Capek Dech.
Ente bisa bikin : Pacar lo buat gue aja ya, Ciyn! atau Aduh bok, kolor gw nyangkut nih ga asik benjedh deyh! Selain dari 4 itu, masih banyak nama-nama unik lain yang bisa Ente gunakan. Bebaskan imajinasimu, jangan biarkan kreativitasmu terkekang !

2. Peran Protagonis

Pemeran protagonis adalah tokoh-tokoh utama dari cerita Ente. Mereka harus terdiri dari
Tokoh Utama Diutamakan Seorang Cewek 
Dia harus cantik, rambutnya panjang, umurnya antara 18-24Jangan yang ketuaan. Tokoh utama ini nanti disesuaikan sama judul sinetron Ente. Cari yang punya kemampuan menangis dan menye-menye kelas dunia, soalnya kebanyakan tokoh utama sinetron kan ceritanya idupnya menderita. Tokoh utama ini selalu terlihat sehat, sampai nanti tiba-tiba di tengah-tengah season 5, dia di diagnosa dengan penyankit leukimia. Atau kanker apa gitu deh yang keren. Abis itu tiba-tiba dia jadi lemah dan tak berdaya.
Love Interest dari Si Tokoh Utama
Yaitu cowok yang sepantaran atau lebih tua sedikit. Ganteng, tinggi, gede, sporty, mobilnya BMW convertible dan diutamakan yang mukanya Indo. Kalo mau pake yang pribumi juga boleh, tapi penonton kan biasanya lebih suka yang indo-indo gitu.
Sahabat si Tokoh Utama
Ini bebas lah, biasanya cewek. Perannya adalah temen senasib sepenanggungan. Kalo si tokoh utama lagi apes, biasanya dia juga kena walaupun tingkat keapesannya nggak sama. Cowok juga boleh kalo Ente mau buat cerita semacam romantic comedy yg si cewe ngejar cowo idolanya, nggak dapet, terus sadar ternyata dia cinta sama sahabat cowonya. Standar lah.
Tokoh Banci
Ini juga nggak kalah penting. Si banci ini berperan sebagai comic relief yang omongannya nyinyir. Makin ngeselin si banci, makin bagus. Keempat tokoh diatas musti jadi inti dari geng protagonis. Boleh ditambahin beberapa orang, misalnya si tokoh utama sahabatnya ada 2, terus si love interest juga punya sohib/bro-nya dia.

3. Peran Antagonis

Buat apa ada jagoan kalo nggak ada musuhnya? Fungsi dari peran-peran antagonis ini adalah menghalang-halangi para protagonis untuk mencapai tujuannya, membuat hidup mereka sengsara, dan yang paling penting adalah : Menciptakan Drama. Kalo nggak ada drama, mana bisa dijual sinetronnya. Peran-peran antagonis biasanya berbentuk :
Bos Antagonis
Tokoh ini adalah tokoh penjahat utama. Biasanya dia mengambil wujud sebagai seorang Ibu Tiri. Sungguh tipikal ya? Tapi memang ibu tiri selalu terkenal jahat, dari jaman Cinderella, Hansel dan Gretel sampai ke Bidadari. Terus, ini tugasnya ngapain? Ya berbuat jahat aja gitu, bikin susah hidupnya si tokoh utama and the gang dengan berbagai cara.
Antagonis VP
Ini adalah wakil dari si Bos Antagonis. Kalo bosnya ibu tiri, VP-nya biasanya si anak kandungnya. Tugasnya nggak beda jauh dari si bos, membuat hidup tokoh utama susah dan menderita, tapi level jahatnya masih dibawah si bos. Contohnya, kalo si anaknya mungkin cuma naro kecoa di dalem tasnya tokoh utama, si ibu tiri nyembunyiin buaya dibawah tempat tidur tokoh utama, dengan harapan tokoh utama dimakan hidup-hidup.
Kroco 
Mereka ini para pengikut setia dari aliran antagonis. Mereka adalah anak buah Bos dan Tangan kanannya yang patuh dan setia. Biasanya mereka mengambil wujud sebagai pembantu atau temen-temennya si tangan kanan. Mereka sebenernya bodoh, soalnya mereka biasanya cuma ngikutin perintah doang. Itu pun suka salah-salah, dan akhirnya malah jadi senjata makan tuan. Kalo di film Power Rangers, ini pasukan bertopeng anak buahnya Lord Zedd yg sekali gebuk kalah, tapi tetep aja setiap episode muncul. Sebagai seorang pembuat sinetron, Ente harus kreatif. Ente nggak boleh terkekang sama peraturan yang udah ada. Coba Ente eksperimen, misalnya bos antagonis-nya ada 2, Ibu tiri sama Ibu kos yang galak gitu. Wuih pasti drama banget tuh.

4. Peran-peran Tambahan



Ini standart polisi preman
Mereka ini adalah peran-peran yang perlu ada dalam cerita, tapi munculnya kadang-kadang aja kalau diperluin. Seperti Tuxedo Bertopeng di Sailormoon atau Ikki Phoenix di Saint Saiya
Pelindung
Tokoh pelindung ini biasanya memiliki otoritas dan pengaruh paling besar dalam lingkungan kehidupan si tokoh utama. Bahkan para peran antagonis pun segan dan tunduk sama dia. Cuma sayangnya, si Pelindung ini biasanya sibuk (entah ngapain), jadi nggak bisa tiap hari ada buat ngelindungin si tokoh utama. Contoh perannya adalah bapak kandung dari si tokoh utama, tapi sering dinas keluar kota. Biasanya dia akan muncul di saat-saat genting, dimana si tokoh utama sepertinya udah nggak bakal selamat lagi.
Tokoh Spiritual 
Tokoh spiritual ini juga munculnya kadang-kadang aja, tugasnya adalah memberikan wejangan, nasihat dan kadang-kadang menjadi tempat mengadu untuk si tokoh utama. Misalnya si tokoh utama abis dicambuk sama bos antagonis. Terus tokoh utama pun kabur dan nangis ditengah jalan. Abis itu dia ketemu sama tokoh spiritual yang mengajarkan dia untuk sabar, dan semua pasti ada balasannya. Terus si tokoh utama disuruh berdoa pake voice-over di ruangan gelap yang tengah-tengahnya ada spotlight sambil nangis-nangis.
Polisi / Dokter
Tak jarang dalam sinetron ada kemunculan 2 tokoh ini. Polisi biasanya muncul abis si peran antagonis melakukan tindakan ilegal dan mau kabur. Sang polisi pun dengan ekspresi yang (kurang) meyakinkan, akan teriak "BERHENTI !" tapi si antagonis masih lari. Setelah itu, karena tak ada pilihan lain, sang polisi pun mengambil pistolnya dan menembakkannya entah ke arah mana. Karena pelurunya ajaib, pasti si antagonis bakal kena tembak di kakinya, lalu digiring ke penjara. Kalo dokter biasanya muncul buat menyampaikan kabar buruk, tentunya dengan ekspresi yang (kurang) meyakinkan. Dokter akan muncul kalo operasinya nggak bertinjauan/ada yang kena kanker/penyakitnya udah nggak ketolong lagi. Dialognya pasti dimulai dengan "Kami sudah berusaha sekuat tenaga…"
Pemeran Utama Baru
Tidak jarang, cerita sinetron mengharuskan si tokoh utama untuk mengubah penampilannya secara drastis. Mungkin karena kecelakaan atau disiram air keras sama bos antagonis, wajah tokoh utama harus di operasi plastik, sehingga wajahnya berubah total. Kebanyakan artis sinetron nggak mau di operasi sampe wajahnya berubah total, untuk mensiasati hal ini, Ente perlu pemeran utama baru untuk menggantikan pemeran utama yang lama.
Udah ah segitu dulu. Masih pengen lagi? Sabar dong. Lanjut lagi minggu depan ya.
Read More..

Jumat, 21 Februari 2014

5 Kehebatan Kopassus Indonesia yang Diakui Dunia

Komando Pasukan Khusus (Kopassus)
Kasus penembakan empat tahanan Polda DIY di Lapas Cebongan, Sleman, DIY, yang dilakukan 11 personel Komando Pasukan Khusus (Kopassus), membuat publik kembali mengarahkan perhatiannya kepada pasukan elite milik TNI Angkatan Darat itu.

Dulu jelang Reformasi bergulir, Kopassus juga sempat membuat heboh publik. Saat itu Tim Mawar Kopassus diketahui menculik sejumlah aktivis pro demokrasi. Meski demikian, prajurit Kopassus tak selalu berbuat negatif. Pasukan elite yang memiliki moto Berani, Benar, Bertinjauan itu juga memiliki sederet prestasi yang membanggakan.

Tak tanggung-tanggung, prestasi yang dimiliki Kopassus tak hanya di dalam negeri, di dunia internasional Kopassus juga menjadi pasukan elite yang dipandang dan disegani dengan segudang prestasi.

Berikut Informasi Mengenai 5 Kehebatan Kopassus Hingga Diakui Dunia :

1. Kopassus Juara Menembak Jitu
Keahlian menembak sasaran secara tepat menjadi syarat mutlak anggota pasukan elite seperti Kopassus. Sebab, berbeda dengan pasukan biasa, pasukan elite menjadi andalan untuk menjalankan tugas-tugas penting yang tentunya memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

Menembak tepat sasaran menjadi salah satu keahlian yang dimiliki Kopassus ketimbang pasukan elite dari negara lain. Dalam pertemuan Pasukan Elite Asia Pasific yang diselenggarakan pada Desember 2006, personel Kopassus meraih juara penembak jitu (sniper). Canggihnya, senjata yang digunakan merupakan senjata buatan bangsa sendiri yang diproduksi oleh PT Pindad. Sementara, di posisi kedua diraih oleh pasukan elite Australia.

2 Kopassus Peringkat 2 Dari Sukses Operasi Militer
Dunia internasional tak asing dengan nama Kopassus. Sebab, pasukan elite milik TNI itu dikenal memiliki segudang prestasi. Pada pertemuan Elite Forces in Tactical, Deployment and Assault di Wina, Austria, Kopassus meraih peringkat dua dalam melakukan operasi militer strategis, seperti; intelijen, pergerakan, penyusupan, penindakan. Sementara, di urutan pertama adalah pasukan elite Amerika Serikat Delta Force. Saat itu 35 pasukan elite dunia ikut unjuk gigi di ajang tersebut.
 
3. Kopassus Peringkat 3 Dari Pasukan Elite Dunia
Kopassus merupakan salah satu pasukan elite terbaik di dunia. Menurut urutan pasukan elite dunia versi Discovery Channel Military edisi 2008, Kopassus berada di posisi tiga pasukan elite dunia. Sementara di posisi pertama diduduki United Kingdoms SAS, dan di posisi dua Israels MOSSAD. Hal itu jelas membanggakan TNI dan Indonesia. Sebab, Kopassus nyatanya mengalahkan pasukan-pasukan elite dari negara lain, salah satunya Amerika Serikat yang terlalu bergantung pada peralatan yang berbasis teknologi super canggih, akurat dan serba digital.
 
4. Skill Kopassus Di Atas Rata-Rata Pasukan Elite Negara Lain
Personel Kopassus tidak terlalu bergantung dan mengandalkan teknologi canggih. Karena itu, tiap personel Kopassus dituntut memiliki kemampuan bela diri yang cakap. Tak heran jika konon kabarnya satu prajurit Kopassus setimpal dengan lima prajurit biasa.

Hal itu tentu berbeda dengan pasukan negara maju seperti Amerika Serikat yang terlalu mengandalkan kecanggihan teknologi senjata yang dimilikinya. Narator Discovery Channel Military menyatakan, sebuah pasukan khusus yang hebat adalah pasukan yang mampu mencapai kualitas sempurna dalam hal kemampuan individu. Kemampuan itu adalah kemampuan bela diri, bertahan hidup (survival), Enteflase, strategi, daya tahan, gerilya, membuat perangkap dan lain-lain.
 
5. Kopassus Latih Pasukan Militer Negara Lain
Kehebatan yang dimilikinya Kopassus membuatnya disegani militer negara lain. Bahkan, sejumlah negara di dunia meminta Kopassus untuk melatih pasukan militernya, seperti negara-negara di Afrika Utara dan Kamboja. 80 Persen pelatih militer di negara-negara Afrika Utara diketahui menggunakan pelatih militer dari Kopassus. Para perwira Kopassus ditugaskan untuk melatih pasukan militer yang dimiliki negara-negara di benua hitam itu.

Sementara itu, Kamboja juga telah lama menggunakan pelatih militer dari Kopassus. Tak tanggung-tanggung, pasukan yang dilatih Kopassus adalah pasukan khusus bernama Batalyon Para-Komando 911. Pasukan itu merupakan bagian dari tentara Kerajaan Kamboja (Royal Cambodian Army).

Itulah Informasi Mengenai  Beberapa Kehebatan Kopassus Hingga Diakui Dunia. Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan sobat.
Read More..

Minggu, 22 Desember 2013

10 Teknologi Tinggi Milik Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Teknologi Kuno Bangsa Indonesia yang Canggih - Di zaman dahulu kala, para nenek moyang kita sudah menemukan banyak penemuan yang terbilang canggih. Tetapi sayang sekali banyak orang Indonesia sendiri tidak menyadarinya. Kali ini Indonesiatop.blogspot akan menulis beberapa teknologi kuno nenek moyang Indonesia.

1. Borobudur: bukti kecanggihan teknologi dan arsitektur
Borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari wangsa Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah.

Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit.
Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal.
Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan.
Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa.


2. Kapal Jung Jawa: Teknologi kapal raksasa
Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas.
Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”.
Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit tahun 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar.

Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. Mereka mengaku keturunan Jawa, kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara.

Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13.

Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata Jung digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14.
Mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku.

Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis.

Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513. Bisa dikatakan, kapal jung Nusantara ini disandingkan dengan kapal induk di era modern sekarang ini.

 
3. Keris: kecanggihan teknologi penempaan logam
Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di nusantara. Para empu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat di masa lampau.

Keris dibuat dengan teknik penempaan, bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan berguna untuk mencari kemurniaan besi, yang mana pada waktu itu bahan-bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya.

Keris yang mulanya dari lembaran besi yang dilipat-lipat hingga kadang sampai ribuan kali lipatan sepertinya akan tetap senilai dengan prosesnya yang unik, menarik dan sulit. Perkembangan teknologi tempa tersebut mampu menciptakan satu teknik tempa Tosan Aji ( Tosan = besi, Aji = berharga).

Pemilihan akan batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris, juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan. Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya ringan namun sangat kuat.

Kesulitan dalam membuat keris dari bahan titanium adalah titik leburnya yang mencapai 60 ribu derajat celcius, jauh dari titik lebur besi, baja atau nikel yang berkisar 10 ribu derajat celcius.

Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur logam lainnya. Unsur titanium itu keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat.

Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi. Dalam peradaban modern sekarang, titanium dimanfaatkan orang untuk membuat pelapis hidung pesawat angkasa luar, serta ujung roket dan peluru kendali antar benua.


4. Benteng Keraton Buton: Arsitektur bangunan untuk pertahanan
Di Buton, Sulawesi Tenggara ada Benteng yang dibangun di atas bukit seluas kurang lebih 20,7 hektar. Benteng yang merupakan bekas ibukota Kesultanan Buton ini memiliki bentuk arsitek yang cukup unik, terbuat dari batu kapur.

Benteng yang berbentuk lingkaran ini memiliki panjang keliling 2.740 meter. Benteng ini memiliki 12 pintu gerbang dan 16 pos jaga / kubu pertahanan (bastion) yang dalam bahasa setempat disebut baluara.

Tiap pintu gerbang (lawa) dan baluara dikawal 4-6 meriam. Jumlah meriam seluruhnya 52 buah. Pada pojok kanan sebelah selatan terdapat godana-oba (gudang mesiu) dan gudang peluru di sebelah kiri.

Letaknya pada puncak bukit yang cukup tinggi dengan lereng yang cukup terjal memungkinkan tempat ini sebagai tempat pertahanan terbaik di zamannya. Benteng ini menunjukkan betapa hebatnya ahli bangunan nenek moyang kita dalam membuat teknologi bangunan untuk pertahanan.

 
5. Si Gale gale: Teknologi Robot tradisional Nusantara
Orang Toba Batak Sumatra utara pada zaman dahulu sudah bisa membuat robot tradisional yang dikenal dengan sebutan si gale-gale. Boneka ini menguasai sistem kompleks tali yang dibuat sedemikian rupa. Melalui tali yang ditarik ulur inilah boneka itu dapat membungkuk dan menggerakan “tangannya” sebagai mana layaknya orang menari.

Menurut cerita, Seorang Raja dari Suku Karo di Samosir membuat patung dari kayu untuk mengenang anak satu-satunya yang meninggal dunia. Patung kayu tersebut dapat menari-nari yang digerakkan oleh beberapa orang. Sigale - gale dimainkan dengan iringan musik tradisional khas Batak.

Boneka yang tingginya mencapai satu setengah meter tersebut diberi kostum tradisional Batak. Bahkan semua gerak-geriknya yang muncul selama pertunjukan menciptakan kesan-kesan dari contoh model manusia.

Kepalanya bisa diputar ke samping kanan dan kiri, mata dan lidahnya dapat bergerak, kedua tangan bergerak seperti tangan-tangan manusia yang menari serta dapat menurunkan badannya lebih rendah seperti jongkok waktu menari.

Si gale-gale merupakan bukti bahwa nenek moyang kita sudah dapat membuat boneka mekanikal atau robot walau dalam bentuk yang sederhana. Robot tersebut diciptakan untuk dapat meniru gerakan manusia.

 
6. Pengindelan Danau Tasikardi, Banten : Kecanggihan Teknologi Penjernihan Air
Nenek moyang kita ternyata sudah mengembangkan teknologi penyaringan air bersih. Sekitar abad ke16-17 Kesultanan Banten telah membangun Bangunan penjernih air untuk menyaring air yang berasal dari Waduk Tasikardi ke Keraton Surosowan.

Proses penjernihannya tergolong sudah maju. Sebelum masuk ke Surosowan, air yang kotor dan keruh dari Tasik Ardi disalurkan dan disaring melalui tiga bangunan bernama Pengindelan Putih, Abang, dan Emas.

Di tiap pengindelan ini, air diproses dengan mengendapkan dan menyaring kotoran. Air selanjutnya mengalir ke Surosowan lewat serangkaian pipa panjang yang terbuat dari tanah liat dengan diameter kurang lebih 40 cm.

Terlihat sekali bahwa pada masa tersebut sudah mampu menguasai teknologi pengolahan air keruh menjadi air layak pakai.

Danau Tasik Ardi sendiri merupakan danau buatan. Sebagai situs sejarah, keberadaan danau ini adalah bukti kegemilangan peradaban Kesultanan Banten pada masa lalu.

Untuk ukuran saat itu, membuat waduk atau danau buatan untuk mengairi areal pertanian dan memenuhi kebutuhan pasokan air bagi penduduk merupakan terobosan yang cemerlang.


7. Karinding: Teknologi pengusir hama dengan gelombang suara
Ternyata nenek moyang dan leluhur kita mempunyai suatu alat musik tiup tradisional yang berfungsi sebagai hiburan sekaligus pengusir hama.

Alat musik dari Sunda ini terbuat dari pelepah kawung atau bambu berukuran 20 x 1 cm yang dipotong menjadi tiga bagian yaitu bagian jarum tempat keluarnya nada (disebut cecet ucing atau ekor kucing), pembatas jarum, dan bagian ujung yang disebut panenggeul (pemukul).

Jika bagian panenggeul dipukul, maka bagian jarum akan bergetar dan ketika dirapatkan ke rongga mulut, maka akan menghasilkan bunyi yang khas.

Alat ini bukan cuma untuk menghibur tapi juga ternyata berfungsi mengusir hama di kebun atau di ladang pertanian. Suara yang dihasilkan oleh karinding ternyata menghasilkan gelombang low decibel yang menyakitkan hama sehingga mereka menjauhi ladang pertanian.

Frekuensi suara yang dikeluarkan oleh alat musik tersebut menyakitkan bagi hama tersebut, atau bisa dikatakan frekuensi suaranya melebihi dari rentang frekuensi suara hama tersebut, sehingga hama tersebut akan panik dan terganggu konsentrasinya.

Kecanggihan Karinding sebagai bukti bahwa nenek moyang kita sejak dulu sudah mampu menciptakan alat yang menghasilkan gelombang suara. Ini adalah alat mengusir hama yang aman bagi lingkungan. Dibutuhkan perhitungan yang teliti untuk menciptakan alat musik seperti itu.

 
8. Rumah Gadang: Arsitektur Rumah Aman Gempa
Para nenek moyang orang Minang ternyata berpikiran futuristik alias jauh maju melampaui zamannya dalam membangun rumah. Konstruksi rumah gadang ternyata telah dirancang untuk menahan gempuran gempa bumi.

Rumah gadang di Sumatera Barat membuktikan ketangguhan rekayasa konstruksi yang memiliki daya lentur dan soliditas saat terjadi guncangan gempa hingga berkekuatan di atas 8 skala richter.

Bentuk rumah gadang membuat Rumah Gadang tetap stabil menerima guncangan dari bumi. Getaran yang datang dari tanah terhadap bangunan terdistribusi ke semua bangunan.

Rumah gadang tidak menggunakan paku sebagai pengikat, tetapi berupa pasak sebagai sambungan membuat bangunan memiliki sifat sangat lentur.

Selain itu kaki atau tiang bangunan bagian bawah tidak pernah menyentuh bumi atau tanah. Tapak tiang dialas dengan batu sandi.

Batu ini berfungsi sebagai peredam getaran gelombang dari tanah, sehingga tidak mempengaruhi bangunan di atasnya. Kalau ada getaran gempa bumi, Rumah Gadang hanya akan berayun atau bergoyang mengikuti gelombang yang ditimbulkan getaran tersebut

Darmansyah, ahli konstruksi dari Lembaga Penanggulangan Bencana Alam, Sumatera Barat menyebutkan, dari sisi ilmu konstruksi bangunan rumah gadang jauh lebih maju setidaknya 300 tahun dibanding konstruksi yang ada di dunia pada zamannya.


9. Tempe: Pemanfaatan bioteknologi untuk makanan
Tempe merupakan hasil bioteknologi sederhana khas Indonesia. Nenek moyang bangsa Indonesia telah menggunakan Rhizopus untuk membuat tempe dari kedelai. Semua ini adalah penggunaan mikroba atau mikroorganisme pada tingkat sel untuk tujuan pangan.

Sebenarnya mengolah kedelai dengan ragi juga dilakukan di negara lain seperti China, Jepang, India, dll. Tetapi yang menggunakan Rhizopus hanya di Indonesia saja. Jadi kemampuan membuat tempe kedelai adalah penemuan orang Indonesia.

Tempe sudah dikenal sejak berabad-abad lalu di Nusantara. Dalam bab 3 dan bab 12 manuskrip Serat Centhini dengan seting Jawa abad ke-16 telah ditemukan kata tempe.

Kini, tempe sudah merambah manca negara, tidak saja karena rasa dan aromanya, namun juga karena kandungan gizinya. Penemuan tempe adalah sumbangan nenek moyang kita pada seni masak dunia.


10. Pranata Mangsa: Sistem penanggalan musim bukti kepandaian ilmu astronomi nenek moyang kita
Seperti kebudayaan-kebudayaan lain di dunia, masyarakat asli Indonesia sudah sejak lama menaruh perhatian pada langit. Pengamatan langit digunakan dalam pertanian dan pelayaran.

Dalam masyarakat Jawa dikenal pranatamangsa, yaitu peramalan musim berdasarkan gejala-gejala alam, dan umumnya berhubungan dengan tata letak bintang di langit.

Menurut Daldjoeni di bukunya Penanggalan Pertanian Jawa Pranata Mangsa, Pranata Mangsa tergolong penemuan brilian. Kompleksitasnya tak kalah bobot dari sistem penanggalan yang ditemukan bangsa Mesir Kuno, China, Maya, dan Burma. Lebih-lebih jika dibandingkan dengan model Farming Almanac ala Amerika, Pranata Mangsa jauh lebih maju.

Meskipun teknologi sudah semakin canggih seperti sekarang ini, penerapan perhitungan pranata mangsa masih relevan. Hal itu dikarenakan nenek moyang kita dulu mempelajari gejala-gejala alam seperti musim hujan/kemarau, musim tanaman berbunga/berbuah, posisi rasi bintang, pengaruh bulan purnama, dan sebagainya. Dengan mempelajari gejala-gejala alam tersebut nenek moyang kita dapat lebih menghargai kelestarian alam.

Sebenarnya masih banyak teknologi-teknologi yang digunakan nenek moyang kita yang tidak dituliskan disini.

Dari penemuan-penemuan itu sebenarnya sejak dulu bangsa Indonesia sudah mampu menguasai teknologi canggih di zamannya maka tidak pantas lah bila kita menyombongkan diri sebagai generasi sekarang bila kita tidak menghargai dan mengapresiasi leluhur kita.

Nenek moyang kita telah berhasil membangun candi-candi yang sangat indah arsitekturnya dan bertahan ratusan tahun.

Nenek moyang kita juga membangun armada laut yang telah mengarungi samudra luas.

Nenek moyang kita juga telah menemukan benda-benda yang tebilang sederhana tapi banyak manfaatnya.

Itu semua bukti bahwa nenek moyang kita sangat cerdas. Penjajahlah yang telah membuat kita lemah dan kurang percaya diri. Karena itu, setelah menjadi bangsa yang merdeka kita harus dapat bangkit kembali untuk mensejajarkan diri dengan bangsa lain yang telah maju. 
 
sumber
Read More..

Sabtu, 21 Desember 2013

rakyat cina indonesia hilang identiti


Membaca tesis kedoktoran Aimee Dawis, warganegara Indonesia berbangsa Cina, bertajuk “Orang Indonesia Tionghua mencari identitas” begitu menarik perhatian saya. Orang Cina Indonesia sudah tidak lagi kelihatan seperti orang Cina seperti di Malaysia. Indonesia mengamalkan asimilasi secara paksaan bermula tahun 1965, apabila jatuhnya regim komunis pimpinan Sukarno.

 
Suharto yang menggantikan Sukarno mengambil tindakan drastik memutuskan hubungan orang Cina Indonesia dengan negara asalnya secara kekerasan. Asimilasi dilaksanakan seratus peratus. Cara hidup orang Cina diubah sepenuhnya menjadi orang Indonesia termasuk dari segi nama, pakaian, bahasa, sambutan perayaan dan segala cara hidup yang lain. Rancangan televisyen, radio, filem, sekolah, makalah, perayaan kebesaran dan sebagainya yang ada berbau kecinaan diharamkan. Proses ‘pengindonesiaan’ berlaku secara ekstrim. Tujuannya tidak lain, untuk membina sebuah negara bangsa. Hal ini tidak banyak bezanya dengan apa yang berlaku di Thailand dan Filipina, tetapi tidak seaggresif Indonesia.

Hari ini, orang Cina Indonesia tidak lagi seperti orang Cina. Mereka tidak ada beza langsung dengan orang Indonesia dari cara hidupnya. Hatta, perkara-perkara kecil melibat istilah juga dijaga rapi. Orang Cina di sana tidak dipanggil orang Cina Indonesia tetapi dipanggil orang Indonesia Tionghua. Negara Indonesia didahulukan berbanding dengan bangsa.

Semua ini mengingatkan saya iklan 1Malaysia di kaca televisyen yang disiarkan saban hari. Antaranya berbunyi, “nama saya Saifuddin, saya orang Melayu, nama Pugalmani a/l Maniam, saya orang India, begitulah seterusnya seterus orang Cina, Iban dan sebagainya. Kenapa kita tidak dahulukan Malaysia seperti saya orang Malaysia Melayu, orang Malaysia Cina atau orang Malaysia India? Hari ini kita sibuk memperkatakan bangsa Malaysia. Tidakkah wajar perkara sebegini ini diteliti walaupun kelihatan ‘kecil’ oleh penerbit?

Saya lihat dari sudut lain, cara kita menamakan universiti sudah tepat iaitu Universiti Malaysia Sabah, Universiti Malaysia Sarawak dan sebagainya. Kenapa kita tidak praktikkan istilah yang sama dalam konteks anak bangsa yang hidup bersama di sini?

Membandingkan Malaysia dan Indonesia, ternyata bukan Melayu di bumi bertuah ini cukup bernasib baik dan beruntung. Mereka masih boleh mengekalkan semua identiti mereka, tanpa diubahsuai dan langsung tidak diasimilasikan.

Semuanya mengingatkan saya kepada ceramah Profesor Rupert Brown daripada Univeriti Sussex, England baru-baru ini, mengenai dinamika akulturasi di negara lain, di kalangan minoriti atau imigran. Akulturasi bermaksud peminjaman budaya orang lain (majoriti) untuk diamalkan (minoriti) tetapi tidak kekal. Misalnya, bangsa minoriti meminjam budaya majoriti seperti pemakaian baju Melayu dan bersongkok oleh bukan Melayu. Sama juga, seperti orang Melayu memakai pakaian tradisi bukan Melayu dan sebagainya. - Akhbar Tempatan
Tahukah anda bahawa penyanyi kelahiran Indonesia Agnes Monica adalah seorang yang berbangsa Cina. Namun apa yang kita lihat pada Agnes Monica langsung tidak menunjukkan ciri-ciri dan budaya Cina. Semuanya menjurus kepada  ke-Indonesian.
P/s: Bagaimana pula dengan masyarakat Cina di Malaysia? Adakah orang Cina di Malaysia membudayakan semangat Malaysia atau masih berkiblatkan budaya Cina (Negara nenek moyang mereka)?. Secara jujur kebanyakan masyarakat Cina di Malaysia mahukan lebih dari apa yang diperolehi oleh Orang Melayu dan Orang Pribumi di Malaysia.
Read More..

Jumat, 20 Desember 2013

Hacker Indonesia Serang 170 Situs Asal Australia

Anonymous Indonesia
Kelompok aktivis Anonymous Indonesia, Senin (4/11/2013), menyatakan telah merusak lebih dari 170 situs web Australia dalam rangka memprotes laporan bahwa Canberra telah memata-matai Jakarta.

"Ratusan situs web Australia telah diserang sebagai #OpAustralia oleh para peretas Indonesia." Demikian kicauan kelompok itu di akun Twitter yang disertai daftar situs-situs yang diretas yang umumnya berskala kecil yang berakhir dengan domain Australia .au.

Begitu halaman situs-situs itu dibuka langsung disambut dengan pesan, "Stop Spying on Indonesia" di bawah sebuah bendera Indonesia yang dicetak bersama grafis hitam wajah Guy Fawkes, yang gambarnya digunakan sebagai masker oleh Anonymous secara internasional.

Situs-situs itu tampaknya dipilih secara acak. Cakupannya meliputi bisnis yang terlibat dalam segala hal, dari katering hingga dry cleaning.

Hubungan Australia dengan Indonesia berada di bawah tekanan setelah muncul laporan pekan lalu bahwa kantor-kantor diplomatik Canberra di luar negeri, termasuk di Jakarta, terlibat dalam jaringan kegiatan mata-mata. Kantor kedutaan Australia di Jakarta, serta kedutaan atau konsulatnya di China, dilaporkan telah digunakan untuk memonitor panggilan telepon dan mengumpulkan data, yang kemudian memicu Jakarta dan Beijing menuntut penjelasan.

Hari Minggu, harian Inggris, The Guardian, mengutip dokumen dari whistleblower AS, Edward Snowden, yang menunjukkan bahwa Australia dan Amerika Serikat juga melancarkan operasi pemantauan bersama terhadap Indonesia selama konferensi perubahan iklim PBB di Bali tahun 2007.

Pemerintah Australia telah mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mengomentari masalah-masalah intelijen.
Read More..